Penelitian ini berangkat dari persoalan konseptual penjaminan mutu pendidikan Islam yang dalam praktik kelembagaan cenderung digerakkan oleh logika teknokratis dan administratif manajemen modern. Kondisi tersebut berpotensi menjauhkan penjaminan mutu dari orientasi nilai dan tujuan transendental pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep penjaminan mutu pendidikan Islam agar selaras dengan nilai, tujuan, dan karakter pendidikan Islam. Metodologi yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif–kritis melalui penelitian konseptual berbasis studi kepustakaan. Data dianalisis menggunakan analisis konsep dan analisis tematik kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjaminan mutu perlu dipahami sebagai mekanisme normatif yang menjaga keterarahan pendidikan Islam pada misi pembentukan manusia bermakna, dengan manajemen modern berfungsi sebagai instrumen pendukung, bukan penentu makna mutu.
Copyrights © 2025