Penelitian ini mengkaji luaran segera (immediate outcomes) dari kuliah mini (~10 menit) tentang ekologi mangrove dan perlindungan garis pantai terhadap pemahaman konsep (concept understanding/CU) dan intensi pro-lingkungan (pro-environmental intention/PEI) siswa SMA pesisir, serta menguji hubungan CU–PEI. Setelah pembelajaran, 36 siswa mengisi exit ticket 12 butir (6 butir CU dan 6 butir PEI; skala Likert 1–5) yang diturunkan dari tujuan pembelajaran dan ditelaah kesesuaian isinya oleh tim pengajar. Hasil menunjukkan CU berada pada kategori sedang (M = 3,35; SD = 0,38; IK 95% [3,22; 3,47]) sedangkan PEI tinggi (M = 4,35; SD = 0,39; IK 95% [4,22; 4,47]). Korelasi CU–PEI mendekati nol (r = 0,02; IK 95% [−0,31; 0,35]). Reliabilitas internal memadai untuk PEI (α = 0,76) dan borderline untuk CU (α = 0,59), sehingga diperlukan penyempurnaan butir CU serta pelaporan reliabilitas berbasis model (McDonald’s ω) pada studi lanjutan. Secara umum, kuliah mini efektif sebagai pemantik cepat intensi kepedulian pesisir selaras SDG 14, namun penguatan konsep memerlukan tindak lanjut terstruktur.
Copyrights © 2026