Sauropus androgynus (katuk) merupakan tumbuhan obat dari famili Euphorbiaceae yang kaya akan senyawa fenolik dan flavonoid dengan potensi aktivitas antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan, kandungan fenolik dan flavonoid total dari ekstrak daun Sauropus androgynus dari beberapa wilayah di Provinsi Riau, Indonesia. Daun tumbuhan tersebut dikumpulkan dari lima lokasi berbeda, yaitu Kabupaten Pelalawan (PLN), Kampar (KMP), Rokan Hulu (RHU), Kepulauan Meranti (KMI), dan Kota Pekanbaru (PKU). Simplisia daun katuk diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol . Penentuan kandungan fenolik dan flavonoid total dilakukan dengan metode kolorimetri dengan menggunakan pereaksi Folin Ciocalteu dan AlCl3, sedangkan aktivitas antioksidan ekstrak dievaluasi menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun katuk KMI memberikan total kandungan fenolik dan flavonoid tertinggi, dengan nilai masing-masing 79,536±0,349 mgGAE (Gallic Acid Equivalent)/g dan 67,780±2,295 mgQE (Quercetin Equivalent)/g ekstrak. Ekstrak ini juga memberikan aktivitas antioksidan yang paling potensial dan berbeda secara signifikan dengan ketiga ekstrak lainnya (PKU, PLN, dan KMP) dengan nilai IC50 32,7±3,43 μg/mL. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa faktor geografis berpengaruh terhadap kandungan senyawa bioaktif dan aktivitas antioksidan daun katuk.
Copyrights © 2026