Pengolahan limbah menjadi pupuk organik merupakan upaya yang dapat dilakukan masyakat peternak untuk merapkan konsep ekonomi sirkular di pedesaan. Kepemilikan ternak di masyarakat Desa Cinangsi Cisitu Sumedang belum maksimal. Beberapa alasan menjadi hambatan dalam pengolahan limbah menjadi pupuk organik adalah terbatasnya pengetahuan peternak mengenai potensi limbah ternak, baik potensi positif maupun negatif. Kegiatan penyuluhan di Desa Cinangsi dilaksanakan melalui kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumedang yang bertujuan menciptakan peternak handal yang dapat mengelola industri peternakan dari hulu ke hilir dengan menerapkan konsep zero waste. Pada kegiatan penyuluhan ini peternak diberi pengetahuan dampak limbah terhadap lingkungan dan maksimalisasi potensi limbah sebagai sumber bahan organik untuk dikonversi menjadi pupuk organik, pupuk organik padat (POP) dan pupuk organik cair (POC), melalui proses pengomposan. Metode penyuluhan melalui paparan teori dan diskusi serta praktik. Peserta penyuluhan terdiri dari kelompok peternak yang mendapat bantuan ternak domba dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumedang TA 2024. Melalui pre test dan post test dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan peternak mengenai dampak limbah terhadap lingkungan serta keterampilan dalam mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik.
Copyrights © 2026