Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran, dengan tujuan meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya konsumsi protein hewani dalam pencegahan stunting. Rendahnya konsumsi protein hewani menjadi salah satu penyebab utama masalah gizi kronis di wilayah pedesaan. Metode yang digunakan meliputi survei konsumsi pangan, wawancara, dan edukasi gizi kepada 15 kepala keluarga yang memiliki balita, termasuk keluarga dengan balita terindikasi stunting. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sumber protein hewani utama masyarakat adalah telur (62,5%), sedangkan konsumsi ikan dan daging ayam masih rendah. Setelah dilakukan edukasi gizi, keluarga menunjukkan peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku konsumsi yang positif, dengan meningkatnya variasi konsumsi protein hewani seperti telur, ikan, dan ayam. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis keluarga efektif dalam meningkatkan kesadaran gizi dan diversifikasi konsumsi protein hewani. Program ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, serta diharapkan menjadi model pemberdayaan berkelanjutan bagi masyarakat pedesaan.
Copyrights © 2026