Yogaswara, Auratu Syadiah
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemetaan Kondisi Pemerataan Pemenuhan Gizi Sumber Protein Hewani Guna Menurunkan Angka Prevalensi Stunting (Studi Kasus di Dusun Pangancraan, Desa Margacinta, Pangandaran) Yogaswara, Auratu Syadiah; Rahmawati, Ade; Safitri, Ananda Angel; Mutaqin, Bambang Kholiq
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 2 (2024): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i2.60067

Abstract

Masalah stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Pengabdian ini bertujuan untuk memetakan kondisi pemenuhan gizi protein hewani di Dusun Pangancraan, Desa Margacinta, Pangandaran, yang memiliki prevalensi stunting rendah namun tetap membutuhkan penguatan gizi. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), wawancara, dan observasi langsung untuk menganalisis ketersediaan sumber protein asal ternak yaitu sapi dan domba. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa mayoritas penduduk memiliki 1–2 ekor ternak dengan potensi besar untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Namun, akses terhadap hasil ternak dan kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan. Edukasi gizi dan intervensi berbasis masyarakat direkomendasikan untuk memperkuat pengetahuan dengan pemanfaatan potensi sumber protein asal ternakyang dipelihara masyarakat guna pencegahan stunting terjadi di Dusun Pangancraan, Desa Margacinta Pangandaran.
Pemetaan Kondisi Sumber Protein Asal Ternak di Dusun Balengbeng Desa Margacinta Pangandaran Safitri, Ananda Angel; Yogaswara, Auratu Syadiah; Rahmawati, Ade; Mutaqin, Bambang Kholiq
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 2 (2024): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i2.60138

Abstract

Pengabdian pada masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk memetakan kondisi pemerataan pemenuhan gizi sumber protein hewani.Pemetaan ini dilakukan guna memperoleh data sumber protein asal ternak yang potensial memenuhi kebutuhan gizi dalam menurunkan prevalensi stunting di Dusun Balengbeng, Desa Margacinta, Pangandaran. Metode penelitian melibatkan survei dan wawancara dengan masyarakat untuk mendapatkan data terkait konsumsi protein hewani dan kepemilikan ternak. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memelihara ternak dalam skala kecil, dengan domba sebagai ternak dominan. Peternakan berkontribusi pada ekonomi lokal dan konsumsi gizi masyarakat, meskipun distribusi protein hewani masih tidak merata. Kesimpulan penelitian ini merekomendasikan intervensi berbasis kebutuhan lokal untuk meningkatkan pemenuhan gizi dan menurunkan angka prevalensi stunting di Dusun Balengbeng, Desa Margacinta Pangandaran.
Pemetaan Kondisi Pemerataan Pemenuhan Gizi Sumber Protein Hewani (Studi kasus di Dusun Cidawung Desa Margacinta Pangandaran) Rahmawati, Ade; Safitri, Ananda Angel; Mutaqin, Bambang Kholiq; Yogaswara, Auratu Syadiah
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.60069

Abstract

Masalah stunting masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang cukup menyita perhatian di Indonesia. Masalah stunting juga terjadi di Jawa Barat khususnya yang menjadi perhatian yaitu wilayah Kabupaten Pangandaran. Wilayah Pangandaran cukup luas yang meliputi wilayah pertanian dan perkebunan. Desa Margacinta memiliki potensi sumber daya alam yang cukup banyak, mulai dari pertanian dan perikanan, akantetapi untuk bidang peternakan hanya sedikit. Pengabdian ini bertujuan untuk memetakan kondisi pemerataan pemenuhan gizi sumber protein hewani di Dusun Cidawung, Desa Margacinta. Dimana Desa Cidawung merpakan dusun yang memiliki kondisi bidang peternakan yang tidak terdata secara rinci. Metode pemetaan menggunakan cara wawancara semi-terstruktur dan survei rumah tangga terkait akses serta konsumsi protein hewani. Hasil menunjukkan potensi sumber protein hewani seperti sapi, domba, dan ayam cukup melimpah, namun sebagian besar hasil ternak dijual daripada dikonsumsi. Ketimpangan distribusi sumber daya ternak pada beberapa RT juga menjadi tantangan. Edukasi masyarakat dan pengembangan distribusi sumber daya protein asal ternak perlu ditingkatkan. Hal tersebut bermanfaat guna mengatasi masalah sumber protein asal ternak dan guna menurunkan prevalensi stunting di Dusun Cidawung Desa Margacinta Pangandaran.
Peningkatan Kesadaran Konsumsi Protein Hewani melalui Edukasi bagi Keluarga yang Terindikasi Stunting di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Pangandaran Pramudawardhani, Ken Chandra; Rahmawati, Ade; Yogaswara, Auratu Syadiah; Alghifari, Ibnu; Mutaqin, Bambang Kholiq; Safitri, Ananda Angel
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.68034

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran, dengan tujuan meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya konsumsi protein hewani dalam pencegahan stunting. Rendahnya konsumsi protein hewani menjadi salah satu penyebab utama masalah gizi kronis di wilayah pedesaan. Metode yang digunakan meliputi survei konsumsi pangan, wawancara, dan edukasi gizi kepada 15 kepala keluarga yang memiliki balita, termasuk keluarga dengan balita terindikasi stunting. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sumber protein hewani utama masyarakat adalah telur (62,5%), sedangkan konsumsi ikan dan daging ayam masih rendah. Setelah dilakukan edukasi gizi, keluarga menunjukkan peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku konsumsi yang positif, dengan meningkatnya variasi konsumsi protein hewani seperti telur, ikan, dan ayam. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis keluarga efektif dalam meningkatkan kesadaran gizi dan diversifikasi konsumsi protein hewani. Program ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, serta diharapkan menjadi model pemberdayaan berkelanjutan bagi masyarakat pedesaan.
Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan melalui Optimalisasi Lahan Pekarangan dengan Pemeliharaan Ayam Sentul di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran Pramudawardhani, Ken Chandra; Yogaswara, Auratu Syadiah; Alghifari, Ibnu; Safitri, Ananda Angel; Mutaqin, Bambang Kholiq; Rahmawati, Ade
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.68036

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran, dengan tujuan meningkatkan konsumsi protein hewani dan mencegah stunting pada keluarga yang memiliki balita terindikasi kurang gizi. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya frekuensi konsumsi protein hewani serta belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya ternak. Kegiatan dilakukan melalui metode partisipatif yang meliputi observasi, wawancara, serta pendampingan langsung terhadap dua keluarga dengan balita terindikasi stunting. Setiap keluarga menerima enam ekor ayam Sentul (lima betina dan satu jantan), disertai dengan bantuan renovasi kandang, penyediaan kandang baru, serta pelatihan manajemen pemeliharaan ayam. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa keluarga sasaran diharapkan memanfaatkan telur ayam hasil pemeliharaan untuk konsumsi keluarga, yang menandakan peningkatan keberagaman pangan dan kemandirian gizi rumah tangga. Program ini juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemeliharaan ayam lokal sebagai sumber protein hewani berkelanjutan. Kegiatan ini mendukung strategi nasional percepatan penurunan stunting dan memperkuat ketahanan pangan pedesaan berbasis sumber daya lokal.