Pembelajaran Sejarah Peradaban Islam sering dianggap kurang menarik karena penyajian materi yang bersifat naratif dan menuntut hafalan, sehingga minat belajar siswa cenderung rendah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam menghidupkan pembelajaran melalui pendekatan aktif, kontekstual, dan pemanfaatan teknologi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode partisipatif, penggunaan media digital, serta integrasi nilai karakter mampu menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna. Kesimpulannya, strategi pembelajaran yang variatif dan interaktif dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam mempelajari sejarah peradaban Islam.
Copyrights © 2026