Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berhitung siswa SMP kelas IX dalam hal ketahanan matematika siswa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP di Bekasi. Instrumen yang digunakan adalah tes untuk menentukan kemampuan berhitung yang terdiri dari empat pertanyaan deskriptif yang diadopsi dari pertanyaan PISA dan instrumen non-tes berupa kuesioner ketahanan matematika. Instrumen penelitian didistribusikan secara daring karena pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat ketahanan matematika tinggi dapat menyelesaikan soal berdasarkan tiga indikator kemampuan berhitung, yaitu (1) mampu menggunakan berbagai jenis angka dan simbol yang berkaitan dengan matematika dasar dalam berbagai konteks sehari-hari, (2) menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk, dan (3) menafsirkan hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan yang baik, namun untuk indikator ketiga, masih terdapat kesalahan. Selain itu, siswa yang memiliki ketahanan matematika sedang sudah dapat mengerjakan soal hanya dengan dua indikator. Sementara itu, siswa dengan ketahanan matematika rendah belum menguasai indikator tersebut dan belum dapat menyelesaikan soal dengan benar dan tepat.
Copyrights © 2026