Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perilaku cyberbullying di kalangan remaja pengguna media sosial yang diduga dipengaruhi oleh tingkat kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh kecerdasan emosional terhadap perilaku cyberbullying pada remaja pengguna media sosial. Subjek penelitian terdiri atas 55 remaja berusia 13-21, pengguna media sosial dan pernah melakukan setidaknya satu bentuk cyberbullying. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala cyberbullying dan The Assessing Emotions Scale, kemudian dianalisis dengan uji Spearman Rho menggunakan SPSS versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecerdasan emosional tidak berpengaruh signifikan terhadap berbagai bentuk cyberbullying, seperti flaming, harassment, cyberstalking, denigration, impersonation, outing & trickery, dan exclusion. Temuan ini mengindikasikan bahwa kecerdasan emosional bukan faktor utama dalam keterlibatan remaja dalam perilaku cyberbullying. Penelitian ini memperluas pemahaman mengenai faktor psikologis cyberbullying serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan pada variabel lain yang lebih relevan dalam interaksi daring remaja.
Copyrights © 2026