Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa Sunda sebagai identitas budaya lokal dalam cerita rakyat Tangerang Selatan. Bahasa Sunda adalah bagian dari rumpun bahasa Austronesia dan merupakan bahasa asli yang digunakan oleh suku Sunda di wilayah Jawa Barat, Banten, dan beberapa bagian Jakarta. Bahasa Sunda memiliki beberapa dialek yang bervariasi, seperti dialek Priangan, Cirebon, dan Banten. Kajian yang digunakan Antropologi Sastra menurut Endraswara. Sumber data penelitian ini adalah bahasa Sunda dalam cerita rakyat Tangerang Selatan. Dalam penelitian ini data diperoleh dari teknik membaca dan mencatat bagian-bagian penting dari bahasa Sunda yang digunakan dalam cerita rakyat Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif kualitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi kegiatan membaca dan menentukan kutipan atau percakapan, mengklasifikasi data, pengkodean data, reduksi data, penyajian data, dan menyimpulkan hasil penelitian. Hasil dari penelitian ini yang dikaji menggunakan kajian Antropologi Sastra menurut Endraswara menunjukkan bahwa bahasa Sunda digunakan dalam cerita rakyat Tangerang Selatan karena sebagian besar penduduk Tangerang Selatan berasal dari suku Sunda. Bahasa Sunda dalam cerita rakyat Tangerang Selatan berperan penting dalam menjaga kelestarian bahasa dan budaya lokal. Adapun luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah jurnal terakreditasi nasional.
Copyrights © 2026