Kota Padang salah satu kota yang ada di provinsi Sumatra Barat sekaligus menjadi ibu kota provinsi dan menjadi pusat perekonomian, pendidikan, pemerintahan. terletak di pesisir pantai pulau Sumatra Barat, dan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi terpenting di pantai barat Hindia Belanda. Masyarakat beralih dari mata pencarian agraris ke sektor perdagangan dan jasa setelah datangnya lembaga ekonomi kolonial seperti gudang dan tempat mengelola simpanan investasi masyarakat dan pegawai kolonial berupa Padangsche Spaarbank dan De Javasche Bank. Jenis penelitian yang ini adalah penelitian deskripsi kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan empat, tahapan: 1) Heuristik atau pengumpulan sumber baik itu sumber studi dokumen yakni: Arsip dan SK. 2) Kritik Sumber. 3) Interprestasi, penafsiran terhadap pakta sejarah yang ditemukan selama penelitian. 4) Historiografi, penulisan hasil penelitian ke dalam bentuk skripsi dengan sistematika sesuai buku pedoman penulisan Skripsi Prodi SPI UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Padangsche Spaarbank mempunyai peran yang cukup besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Padang. Bank ini tidak hanya penyimpanan dan investasi untuk masyarakat dan karyawan kolonial tetapi juga menjadi tempat mendapatkan pinjaman bagi masyarakat dan karyawan kolonial untuk pembangunan rumah dan modal untuk usaha. Kepercayaan masyarakat terhadap Padangsche Spaarbank cukup tinggi karena bisa mempertahankan kestabilan simpanannya, Selain sebagai tempat penyimpanan dan kredit bank ini juga aktif menjalankan kegiatan sosial dan pembangunan kota.
Copyrights © 2026