Underpricing saham saat Initial Public Offering (IPO) merupakan fenomena umum di pasar modal yang dapat merugikan emiten karena harga saham yang dijual lebih rendah dibandingkan harga pasar pada hari pertama perdagangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Return on Assets (ROA), dan Reputasi Underwriter secara parsial maupun simultan terhadap underpricing saham di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Menggunakan metode eksplanatori kuantitatif dengan sampel 81 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui SPSS 27. Hasil uji t menunjukkan DER berpengaruh negatif signifikan (sig 0,037), ROA tidak berpengaruh signifikan (sig 0,831), dan Reputasi Underwriter berpengaruh positif signifikan (sig 0,001) terhadap underpricing. Secara simultan, variabel ketiga berpengaruh signifikan (sig 0,002) dengan nilai R² sebesar 17,2%. Kesimpulannya, faktor leverage dan reputasi penjamin emisi lebih dipertimbangkan investor dalam proses IPO dibandingkan profitabilitas.
Copyrights © 2026