Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Pendapatan Dan Beban Operasional Terhadap Laba Bersih Pada Pt Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Indonesia Stock Exchange Abnaina, Elma; Nurhayati, Nurhayati; Hazizah, Julva
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 6 (2024): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2024)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v4i6.2687

Abstract

Perusahaan perbankan terpantau bangkit dan bergairah pada perdagangan industri saat ini di tengah mencuatnya lagi prospek pemangkasan suku bunga bank sentral amerika serikat (as) dan valuasi saham perbankan yang dinilai sudah cukup murah dan makin menarik. Pendapatan dan beban tidak dapat dipisahkan, dimana pendapatan adalah hasil yang dapat diperoleh dari kegiatan industri perbankan. Semakin besar pendapatan dari beban maka perusahaan dapat mengelola usaha dengan mendapatkan keuntunga. sedangkan jika pendapatan lebih kecil dari beban maka perusahaan akan mengalami kerugian. Tjuan penelitian ini untuk mengetahui pendapatan, beban operasional secara parsial berpengaruh terhadap laba bersih perusahaan perbankan pada bank rakyat indonesia tbk jakarta stock exchange. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kuantitatif. sumber data yang digunakan adalah data sekuder. jenis data yang dipakai pada penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari laporan keuangan perusahaan perbankan pada bank Bri Tbk yang terdaftar pada Indonesia Stock Exchange Periode 2020-2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini regresi linear berganda.
THE IMPLEMENTATION OF GREEN BANKING AND BOPO ON FINANCIAL PERFORMANCE IN BANKING COMPANIES IN INDONESIA Abnaina, Elma; Analisa , Analisa; Sawaluna, Desi
International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship (IJE3) Vol. 5 No. 2 (2025): International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije3.v5i2.379

Abstract

Performance of a banking company can be seen from its profitability level. Banking companies strive to maximize profits in carrying out their business activities. The greater the profitability, the greater the profit. Conversely, if profitability is low, the profit will also be low. The goal points referred to as the Sustainable Development Goals (SDGs) are indicators of the implementation of sustainable business, one of which is in the economic sector. The implementation and disclosure of green banking practices and the calculation of the BOPO ratio in a company can be considered economically efficient if it can save production costs to achieve maximum profit using the panel data method (Random Effect Model/REM). The results of this study indicate that green banking has a positive and significant negative effect on profitability at banks in Indonesia.
Evaluation of Top Journals and Authors in Behavioral Economics: A Bibliometric Approach Supriandi, Supriandi; Devi, Erwina Kartika; v, Daud; Munip, Al; Abnaina, Elma
West Science Journal Economic and Entrepreneurship Vol. 2 No. 03 (2024): West Science Journal Economic and Entrepreneurship
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsjee.v2i03.1226

Abstract

Behavioral economics has become an essential subfield within economics, integrating psychological insights to better understand decision-making processes. This study conducts a comprehensive bibliometric analysis to evaluate the evolution of behavioral economics, identify key research themes, and map the contributions of influential authors. Using data sourced from the Google Scholar database, the study analyzes publication trends, co-authorship networks, and the temporal development of research areas. The findings reveal that core concepts such as behavioral finance, public policy, and experimental economics continue to dominate the field, while emerging areas like consumer behavior and insurance indicate new research directions. The co-authorship analysis highlights the importance of collaboration among scholars in shaping the field's development. These insights provide valuable implications for researchers, educators, policymakers, and funding bodies in guiding future research, curriculum development, and resource allocation. This study contributes to a deeper understanding of the intellectual structure and trajectory of behavioral economics.
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2020-2023 Yanti, Misda; Rezeki, Yuliarti; Abnaina, Elma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6362

Abstract

Good Corporate Governance (GCG) merupakan prinsip fundamental dalam meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan tanggung jawab perusahaan, terutama pada sektor perbankan yang memiliki peran strategis dalam perekonomian. Penerapan GCG yang baik diharapkan mampu memperkuat mekanisme pengawasan dan pengendalian internal sehingga berdampak positif terhadap kinerja keuangan serta keberlanjutan perusahaan dalam menghadapi persaingan industri yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh mekanisme Good Corporate Governance yang meliputi dewan komisaris, dewan direksi, komite audit, dan kepemilikan institusional terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat antarvariabel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi laporan tahunan dan laporan keuangan 34 perusahaan perbankan yang memenuhi kriteria sampel penelitian. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas dewan komisaris, dewan direksi, komite audit, dan kepemilikan institusional, sedangkan variabel dependen yaitu kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 27. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel dewan direksi berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan dewan komisaris, komite audit, dan kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan secara parsial. Selain itu, hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi peran dan efektivitas dewan direksi dalam pengambilan keputusan strategis, serta perlunya penguatan struktur tata kelola perusahaan agar tujuan peningkatan kinerja keuangan dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Underpricing Saham Pada Emiten Saat Terjadinya Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023 Mareta, Ria; Rezeki, Yuliarti; Abnaina, Elma; Analisa, Analisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36922

Abstract

Underpricing saham saat Initial Public Offering (IPO) merupakan fenomena umum di pasar modal yang dapat merugikan emiten karena harga saham yang dijual lebih rendah dibandingkan harga pasar pada hari pertama perdagangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Return on Assets (ROA), dan Reputasi Underwriter secara parsial maupun simultan terhadap underpricing saham di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Menggunakan metode eksplanatori kuantitatif dengan sampel 81 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui SPSS 27. Hasil uji t menunjukkan DER berpengaruh negatif signifikan (sig 0,037), ROA tidak berpengaruh signifikan (sig 0,831), dan Reputasi Underwriter berpengaruh positif signifikan (sig 0,001) terhadap underpricing. Secara simultan, variabel ketiga berpengaruh signifikan (sig 0,002) dengan nilai R² sebesar 17,2%. Kesimpulannya, faktor leverage dan reputasi penjamin emisi lebih dipertimbangkan investor dalam proses IPO dibandingkan profitabilitas.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT UNDERPRICING SAHAM PADA PERUSAHAAN NON KEUANGAN SAAT MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO) Abnaina, Elma; Handriano, Rory; Saputra, Indra
Dinamika Ekonomi: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 18 No 2 (2025): DINAMIKA EKONOMI Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol.18 No.2 September 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional (STIENAS) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53651/jdeb.v18i2.598

Abstract

Underpricing during an IPO is a mechanism to signal company quality. This study aims to analyze the factors that influence stock underpricing in companies conducting Initial Public Offerings (IPOs) on the Indonesia Stock Exchange in the 2022-2024 period. The research method used is a quantitative method with an explanatory research type. The population is 179 and the sample consists of 94 companies experiencing underpricing, selected through a purposive sampling technique of research on companies conducting Initial Public Offerings on the Indonesia Stock Exchange in 2022-2024. Hypothesis testing in this study uses a multiple linear regression model. The results of this study indicate that ROA, DER, and Firm's Age have a partial effect. ROA, DER, and Firm's Age simultaneously have a significant effect with an F value of 12.330 with a significance value (Sig.) of 0.002 on underpricing.