Prokrastinasi akademik merupakan kecenderungan untuk menunda memulai maupun menyelesaikan tugas secara menyeluruh sehingga menghambat performa kinerja dan keterlambatan penyelesaian. Penelitian ini mengeksplorasi keterkaitan antara manajemen waktu, intensitas penggunaan media sosial Tiktok dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa di Surabaya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Subjek penelitian ini berjumlah 300 mahasiswa di Surabaya dengan teknik analisis regresi berganda. Pengambilan partisipan penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala manajemen waktu, intensitas penggunaan media sosial Tiktok, dan skala prokrastinasi akademik yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen waktu dan intensitas penggunaan media sosial Tiktok secara simultan signifikan memprediksi prokrastinasi akademik (F=193.093; p < 0.00; R=0,565). Secara parsial manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik berpengaruh signifikan negatif yang diperoleh nilai skor (t=-12.344 dengan signifikansi 0.000), dan intensitas penggunaan media sosial Tiktok dengan prokrastinasi akademik berpengaruh signifikan ke arah positif yang diperoleh skor (t=9.519 dengan signifikansi 0.000). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan keterampilan manajemen waktu dan literasi digital sebagai upaya untuk menekan perilaku penundaan pada mahasiswa.
Copyrights © 2026