Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari

Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Desa Kawasi Akibat Pembangunan Industri Nikel Di Obi Halmahera Selatan

Vicklan Lakoruhut (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Feb 2026

Abstract

Pembangunan di Indonesia didukung oleh sektor industri yang semakin banyak memanfaatkan teknologi canggih. Kondisi tersebut membawa berbagai konsekuensi berupa perubahan dalam kehidupan masyarakat, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun budaya. Proses industrialisasi yang didukung oleh teknologi modern mendorong terjadinya transformasi sosial yang memengaruhi sistem nilai, norma, serta pola kehidupan masyarakat. Dalam konteks ini, pembangunan industri nikel di Desa Kawasi menghadirkan berbagai unsur budaya luar yang bersifat modern, yang berpotensi memengaruhi nilai dan norma sosial budaya masyarakat setempat. Selain itu, pemanfaatan teknologi modern juga berdampak pada perubahan gaya hidup serta pola interaksi sosial masyarakat Desa Kawasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk perubahan sosial budaya yang terjadi pada masyarakat Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Tujuan selanjutnya adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perubahan sosial budaya masyarakat seiring dengan keberadaan industri nikel di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan berdasarkan natural setting atau kondisi alamiah, melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial budaya masyarakat Desa Kawasi berlangsung dalam dua pola, yaitu perubahan yang terjadi secara cepat dan perubahan yang berlangsung secara lambat. Perubahan tersebut terutama dipengaruhi oleh perkembangan teknologi industri nikel serta meningkatnya jumlah penduduk akibat masuknya masyarakat pendatang dengan latar belakang budaya yang beragam. Dampak perubahan yang terjadi antara lain berkurangnya intensitas interaksi sosial antarmasyarakat, menurunnya solidaritas sosial, diversifikasi mata pencaharian yang semakin heterogen, serta meningkatnya mobilitas sosial masyarakat. Selain itu, perubahan budaya juga tampak pada penggunaan bahasa, pola berpakaian, dan gaya hidup masyarakat. Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa intensitas kontak sosial antara masyarakat lokal dan masyarakat pendatang telah memengaruhi kehidupan sosial budaya masyarakat Desa Kawasi, baik dalam aspek budaya, seperti sopan santun, bahasa, dan gaya hidup, maupun dalam aspek sosial, seperti relasi sosial, perilaku sosial, serta pola kerja sama masyarakat, khususnya praktik gotong royong.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

menulis

Publisher

Subject

Other

Description

Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan ...