Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan buku cerita bergambar dapat meningkatkan minat baca siswa kelas III SD Negeri Sayangan Surakarta serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam prosesnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru kelas serta 18 siswa kelas III SD Negeri Sayangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar mampu meningkatkan minat baca siswa secara signifikan hal ini dapat terlihat dari meningkatnya antusiasme siswa, pemahaman isi bacaan, keberanian bercerita kembali, serta kebiasaan membaca mandiri. Faktor pendukung keberhasilan meliputi dukungan dari guru dan sekolah, ilustrasi buku yang menarik, serta keterlibatan aktif siswa. Adapun faktor penghambat mencakup perbedaan kemampuan membaca, keterbatasan variasi buku, dan kurangnya kebiasaan membaca di rumah. Dengan demikian, buku cerita bergambar terbukti efektif sebagai media pembelajaran untuk menumbuhkan minat baca siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026