Penelitian ini mengembangkan sistem diferensial elektronik pada kendaraan listrik berpenggerak roda belakang menggunakan metode Ackermann untuk menentukan distribusi kecepatan roda saat kendaraan berbelok. Sistem dimodelkan menggunakan MATLAB/Simulink dengan dua motor BLDC yang dikendalikan secara independen. Sistem diferensial elektronik (Electronic Differential/ED) merupakan alternatif pengganti diferensial mekanik pada kendaraan listrik yang memungkinkan pengaturan kecepatan roda secara independen. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis sistem diferensial elektronik pada kendaraan listrik penggerak roda belakang menggunakan metode Ackermann untuk menentukan distribusi kecepatan sudut roda saat kendaraan berbelok. Sistem dimodelkan menggunakan MATLAB/Simulink dengan dua motor BLDC sebagai penggerak roda belakang yang dikendalikan melalui pengendali PID. Selain itu, sistem dilengkapi traction control system (TCS) berbasis pengurangan referensi kecepatan untuk membatasi slip longitudinal roda. Simulasi dilakukan pada kecepatan kendaraan 30, 60, dan 90 km/jam dengan sudut kemudi 10°, 15°, dan 20°. Hasil menunjukkan bahwa roda sisi luar selalu memiliki kecepatan lebih tinggi dibandingkan roda sisi dalam sesuai geometri Ackermann, serta sistem mampu mempertahankan respon stabil tanpa slip berlebih. Hasil ini menunjukkan diferensial elektronik berpotensi menggantikan diferensial mekanik pada kendaraan listrik modern. Kata Kunci: Electronic Differential, Ackermann-Jeantand, Kendaraan Listrik, MATLAB/Simulink, Sistem Kendali Roda Belakang
Copyrights © 2026