Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) serta mendeskripsikan motivasi petani dalam pengembangannya di Desa Bedali, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Penelitian dilakukan dengan metode mixed methods menggunakan 30 responden yang dipilih melalui accidental sampling. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner skala Likert, sedangkan data sekunder berasal dari instansi dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penerimaan petani sebesar Rp23.813.333 per periode dengan total penerimaan Rp714.400.000. Biaya produksi rata-rata terdiri dari biaya tetap Rp795.952 dan biaya variabel Rp7.302.900. Nilai rata-rata R/C Ratio 2,20 menandakan usahatani jamur tiram layak dan menguntungkan untuk dijalankan. Motivasi petani termasuk kategori sangat tinggi, dengan skor intrinsik 4,33 dan ekstrinsik 4,32. Faktor pendorong utama meliputi pemenuhan kebutuhan pokok, rasa aman finansial, dukungan sosial, serta peran penyuluh dan petani lain. Dengan demikian, usahatani jamur tiram putih di Desa Bedali terbukti layak secara finansial serta didukung oleh motivasi petani yang sangat kuat.
Copyrights © 2026