Cumi-cumi (Loligo sp.) dan Sotong (Sepia sp.) adalah komoditas perikanan bernilai tinggi di Indonesia, dikenal karena kandungan protein dan rasanya yang lezat. Penyimpanan yang tidak tepat dapat mempercepat pertumbuhan bakteri pembusuk, menurunkan kualitas produk dan membahayakan kesehatan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh lama penyimpanan terhadap pertumbuhan bakteri pada daging Cumi-cumi (Loligo sp.) dan Sotong (Sepia sp.). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Sampel daging cumi-cumi dan sotong diberikan perlakuan penyimpanan pada suhu ruang dan suhu kulkas selama 2, 4, dan 6 jam dan kontrol yaitu sampel yang tidak diberi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan lama penyimpanan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan bakteri. Pada suhu ruang, jumlah bakteri pada Cumi-cumi dan Sotong meningkat tajam setelah 6 jam penyimpanan. Penyimpanan pada suhu dingin atau kulkas pada lama penyimpanan 6 jam pada Cumi-cumi dan Sotong mengalami peningkatan jumlah bakteri walaupun tidak terlalu signifikan, hal ini terjadi karena pada suhu dingin terdapat bakteri psikrofilik yang mampu bertahan pada suhu dingin.
Copyrights © 2026