p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Biosense
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LAMA PENYIMPANAN TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI PADA CUMI-CUMI (Loligo sp.) DAN SOTONG (Sepia sp.) Hamdah, Alya; Winardi, Fhuji; Aulia, Fadila; Zen, Muhammad Nazif; Farma, Siska Alicia; Advinda, Linda
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.7035

Abstract

Cumi-cumi (Loligo sp.) dan Sotong (Sepia sp.) adalah komoditas perikanan bernilai tinggi di Indonesia, dikenal karena kandungan protein dan rasanya yang lezat. Penyimpanan yang tidak tepat dapat mempercepat pertumbuhan bakteri pembusuk, menurunkan kualitas produk dan membahayakan kesehatan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh lama penyimpanan terhadap pertumbuhan bakteri pada daging Cumi-cumi (Loligo sp.) dan Sotong (Sepia sp.). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Sampel daging cumi-cumi dan sotong diberikan perlakuan penyimpanan pada suhu ruang dan suhu kulkas selama 2, 4, dan 6 jam dan kontrol yaitu sampel yang tidak diberi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan lama penyimpanan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan bakteri. Pada suhu ruang, jumlah bakteri pada Cumi-cumi dan Sotong meningkat tajam setelah 6 jam penyimpanan. Penyimpanan pada suhu dingin atau kulkas pada lama penyimpanan 6 jam pada Cumi-cumi dan Sotong mengalami peningkatan jumlah bakteri walaupun tidak terlalu signifikan, hal ini terjadi karena pada suhu dingin terdapat bakteri psikrofilik yang mampu bertahan pada suhu dingin.
PENGARUH VARIASI VOLUME CAIRAN RUMEN SAPI TERHADAP PRODUKSI BIOGAS BERBASIS KOTORAN SAPI Echa Azkia Afandi; Hamdah, Alya; Irdawati; Putri, Dwi Hilda
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 2 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i2.7977

Abstract

Kebutuhan energi yang terus meningkat mendorong pengembangan sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan, salah satunya biogas yang dihasilkan melalui proses fermentasi anaerob bahan organik. Limbah peternakan seperti kotoran sapi memiliki potensi besar sebagai substrat biogas karena kandungan bahan organiknya yang tinggi. Selain itu, cairan rumen sapi yang kaya akan mikroorganisme dan enzim pendegradasi bahan organik diduga dapat berperan sebagai inokulum untuk meningkatkan efisiensi proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi volume cairan rumen sapi terhadap produksi biogas berbasis kotoran sapi. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, yaitu tanpa penambahan cairan rumen (P1), penambahan 160 mL cairan rumen (P2), dan penambahan 320 mL cairan rumen (P3), masing-masing dengan dua ulangan. Fermentasi dilakukan selama 20 hari dalam kondisi anaerob dalam reaktor dengan balon karet sebagai penampung gas. Volume biogas diamati setiap 5 hari berdasarkan perubahan volume balon. Hasil pengamatan menunjukkan adanya peningkatan produksi biogas seiring bertambahnya volume cairan rumen yang digunakan. Perlakuan P3 memberikan hasil tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya, diikuti oleh P2 dan P1. Hal ini mengindikasikan bahwa cairan rumen berpotensi meningkatkan aktivitas mikroorganisme dalam proses degradasi bahan organik menjadi gas metana sehingga berkontribusi terhadap peningkatan produksi biogas.