Peningkatan jumlah lansia menimbulkan berbagai permasalahan, terutama meningkatnya beban sistem kesehatan karena lansia yang tidak mendapat perawatan tepat berisiko mengalami penyakit kronis yang lebih parah. Kondisi ini dapat menurunkan harapan hidup lansia. Sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, dikembangkan program Gerakan Lansia Sehat dan Mandiri (GLSM) melalui Healthy Home Service sebagai bagian dari Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM). Program ini memberikan layanan berupa pendidikan kesehatan, pelatihan kader lansia, terapi modalitas, serta inovasi layanan telenursing dan SIM-RS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Singgah). Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan community development dan dilaksanakan selama delapan bulan di Desa Jubung. Kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan dan pendampingan kader, penerapan teknologi kesehatan, serta evaluasi berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui pre dan post-test, monitoring, dan dokumentasi kegiatan. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan kader dalam merawat lansia, manajemen Rumah Singgah, serta penggunaan aplikasi digital. Lansia juga mengalami peningkatan pengetahuan kesehatan dan keterlibatan aktif. Sistem telenursing dan SIM-RS terbukti mempermudah pengelolaan data serta koordinasi dengan puskesmas. Alur pelayanan melalui Karang Werda mendukung proses pemeriksaan, pencatatan, dan konsultasi yang lebih efisien. Hal tersebut menunjukkan bahwa mplementasi Rumah Singgah Lansia berbasis komunitas dengan dukungan teknologi kesehatan meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan kualitas layanan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesehatan lansia di Desa Jubung.
Copyrights © 2025