Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember dengan tujuan meningkatkan kesadaran petani mengenai pentingnya penggunaan pupuk organik sebagai alternatif pengganti pupuk kimia. Permasalahan yang dihadapi petani yaitu penurunan kesuburan tanah akibat penggunaan input kimia berlebihan serta rendahnya pengetahuan tentang pemanfaatan bonggol pisang menjadi Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai dekomposer alami. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan 15 anggota kelompok tani melalui kegiatan sosialisasi, penyampaian materi, demonstrasi, serta praktik langsung pembuatan MOL. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab, diskusi, dan lembar evaluasi untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah bonggol pisang menjadi pupuk organik cair yang siap diaplikasikan pada lahan pertanian. Lebih dari 80% peserta mampu memahami proses pembuatan MO. Kegiatan ini penting karena memberikan solusi ramah lingkungan dalam menjaga kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan pupuk kimia, serta mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah pedesaan.
Copyrights © 2025