Pendahuluan: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan masalah kesehatan utama pada Lansia yang dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, termasuk aktivitas fisik dan asupan lemak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dan asupan lemak terhadap penyakit jantung koroner pada lansia di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh pasien lansia penyakit jantung koroner sebanyak 132 pasien dengan sampel penelitian berjumlah 63 lansia berusia >60 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Monte Carlo Exact Test dengan derajat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan aktivitas fisik dengan kejadian PJK (p-value= 0,000) serta antara asupan lemak dengan kejadian PJK (p-value= 0,000). Lansia dengan tingkat aktivitas fisik rendah dan asupan lemak sedang hingga tinggi lebih banyak ditemukan pada kelompok dengan PJK. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas fisik dan asupan lemak berhubungan secara signifikan dengan kejadian penyakit jantung koroner pada lansia. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi promotif dan preventif untuk menurunkan risiko penyakit jantung koroner pada populasi lansia
Copyrights © 2026