Keberhasilan penanganan kegawatdaruratan di rumah sakit, khususnya henti jantung, sangat bergantung pada pengetahuan perawat tentang sistem Code Blue. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan perawat mengenai Code Blue System di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar YW Umi. Penelitian menggunakan desain survei deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan November–Desember 2025. Sampel penelitian sebanyak 130 perawat dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup kriteria aktivasi, cara aktivasi, fungsi, dan sistem peringatan dini Code Blue, kemudian dianalisis secara univariat menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki pengetahuan baik tentang kriteria aktivasi Code Blue (56,92%), cara aktivasi (94,62%), fungsi Code Blue (91,54%), sistem peringatan dini (84,62%), dan keseluruhan sistem Code Blue (82,30%). Nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,804 menunjukkan instrumen penelitian memiliki reliabilitas yang baik. Kesimpulannya, perawat di RS Ibnu Sina Makassar secara umum memiliki tingkat pengetahuan baik mengenai sistem Code Blue, yang mendukung respons cepat dan tepat dalam situasi kegawatdaruratan.
Copyrights © 2026