Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) merupakan mekanisme pembayaran kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang disesuaikan dengan capaian indikator kinerja pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan KBK pada FKTP di Kabupaten Konawe Utara berdasarkan capaian Angka Kontak (AK), Rasio Rujukan Non-Spesialistik (RRNS), dan Rasio Peserta Prolanis Terkendali (RPPT). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi sekaligus sampel berupa seluruh FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan pada Oktober 2025 menggunakan data sekunder dari laporan KBK BPJS Kesehatan, yang didukung oleh wawancara terbatas dan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase capaian indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata capaian AK sebesar 34,79‰, masih jauh di bawah target nasional ≥150‰. RRNS tercatat sebesar 4,08%, melebihi standar ≤2%, sementara RPPT sangat rendah, yaitu 0,12%, dan tidak ada FKTP yang mencapai target ≥5%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan KBK di Kabupaten Konawe Utara belum optimal, sehingga diperlukan penguatan sistem monitoring dan pencatatan layanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi program promotif dan preventif di tingkat FKTP.
Copyrights © 2026