Kehamilan risiko tinggi merupakan suatu kondisi kehamilan yang dapat menimbulkan bahaya dan komplikasi bagi ibu maupun janin, baik selama kehamilan, persalinan, maupun masa nifas, dibandingkan dengan kehamilan normal. Periodontitis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering ditemukan pada ibu hamil, termasuk pada kelompok risiko tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status periodontitis pada ibu hamil risiko tinggi di Desa Notoharjo, Kabupaten Lampung Tengah. Metode penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan rancangan cross sectional dengan total sampling 30 responden ibu hamil risiko tinggi di Desa Notoharjo, Kabupaten Lampung Tengah, pada April–Agustus 2025. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa karakteristik responden yang meliputi: tingkat pendidikan, status pekerjaan, kebersihan mulut, riwayat penyakit, serta pemanfaatan layanan kesehatan gigi, memiliki pola dan kecenderungan yang sejalan dengan temuan penelitian-penelitian sebelumnya. Dalam konteks ibu hamil risiko tinggi, kurangnya pemanfaatan layanan gigi dapat memperburuk dampak faktor risiko lain, seperti penyakit penyerta, kebersihan mulut yang buruk, dan predisposisi genetik, sehingga integrasi layanan kesehatan mulut ke dalam antenatal care menjadi langkah strategis. Simpulan penelitian menyoroti pengoptimalan pengadaan dan pemanfaatan layanan kesehatan gigi. Edukasi oleh tenaga kesehatan tentang keamanan dan pentingnya perawatan gigi selama kehamilan, penyediaan layanan berbasis komunitas, dan dukungan kebijakan untuk subsidi biaya perawatan gigi, dapat menjadi upaya efektif untuk meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan gigi pada ibu hamil risiko tinggi.
Copyrights © 2026