HypoKPP (PPH) adalah gangguan neuromuskular yang jarang terjadi tetapi perlu diwaspadai. Kondisi ini ditandai episode berulang lemahnya otot flaksid yang berkaitan dengan rendahnya kalium dan umumnya muncul pada usia muda. Kondisi ini sering terlewatkan dalam asesmen awal kelemahan akut karena manifestasi klinisnya dapat menyerupai berbagai gangguan neurologis lain yang lebih umum dan bersifat gawat darurat. Penulisan ini bertujuan untuk membahas konsep paralisis periodik hipokalemik serta menekankan pentingnya alur diagnosis yang sistematis berdasarkan telaah literatur. Secara klinis, PPH ditandai oleh kelemahan otot simetris tanpa gangguan sensorik atau penurunan kesadaran, yang membaik setelah koreksi kalium. Diagnosis ditegakkan melalui identifikasi serangan kelemahan berulang yang disertai hipokalemia, respons klinis terhadap suplementasi kalium, serta penyingkiran penyebab hipokalemia sekunder. Pemeriksaan kadar kalium urin dan status asam-basa memiliki peran penting dalam membedakan PPH akibat redistribusi kalium ke intrasel dari kondisi dengan kehilangan kalium berlebih. Deteksi dini dan prosedur diagnosis yang tepat diperlukan agar komplikasi serius dapat dicegah seperti gangguan irama jantung serta untuk menentukan tata laksana dan pencegahan kekambuhan jangka panjang.
Copyrights © 2026