Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi karya sastra klasik Indonesia dalam pembelajaran kesusastraan kontemporer dan mengidentifikasi strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan persepsi mahasiswa terhadap relevansi materi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian melibatkan 10 mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Cipasung Tasikmalaya, yang mengambil mata kuliah Pengantar Kajian Kesusastraan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan panduan 12 pertanyaan semi-terstruktur. Data dianalisis menggunakan analisis tematik yang memperhatikan persepsi, pengalaman, dan makna yang dikonstruksi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) meskipun awalnya mahasiswa memandang sastra klasik sebagai materi kuno, mereka mengakui adanya nilai-nilai universal yang masih relevan dengan kehidupan kontemporer, seperti pencarian identitas, keadilan sosial, kemanusiaan, dan pentingnya pendidikan; (2) pembelajaran yang menghubungkan sastra klasik dengan konteks sosial-budaya-historis dapat mengubah persepsi mahasiswa; (3) strategi pembelajaran yang efektif mencakup kontekstualisasi, pembelajaran berbasis diskusi, penggunaan adaptasi modern, dan penghubungan dengan pengalaman pribadi. Penelitian merekomendasikan pengembangan kurikulum dengan pendekatan kontekstualisasi, pengembangan materi pembelajaran yang kaya konteks, pelatihan dosen dalam strategi pembelajaran kontekstual, dan penyediaan akses yang lebih baik ke teks sastra klasik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa relevansi sastra klasik bukan ditentukan oleh usia karya tetapi oleh bagaimana pembelajaran dirancang dan dilaksanakan oleh pengajar.
Copyrights © 2026