Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krusialnya peran kinerja guru dalam menentukan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Swasta (MAS), namun realitanya sering dihadapkan pada tantangan internal (motivasi, kompetensi) dan eksternal (supervisi, lingkungan kerja). Adanya kesenjangan antara kondisi ideal dengan praktik di lapangan, khususnya di MAS Kabupaten Lombok Timur, serta kurangnya studi komprehensif mengenai faktor-faktor penentunya, mendorong penelitian ini. Fokus utama adalah menganalisis hubungan antara supervisi akademik, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru. Menggunakan pendekatan kuantitatif ex post facto, survei dilakukan terhadap 68 guru MAS di Lombok Timur yang dipilih secara proporsional. Data dikumpulkan melalui kuesioner tervalidasi dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah uji asumsi. Temuan utama menunjukkan bahwa hanya lingkungan kerja yang memiliki hubungan positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja guru (p=0,000). Sementara itu, supervisi akademik (p=0,636) dan motivasi kerja (p=0,186) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik dalam konteks ini. Disimpulkan bahwa kualitas lingkungan kerja menjadi faktor dominan yang memengaruhi kinerja guru MAS di Lombok Timur, sementara peran supervisi dan motivasi memerlukan kajian lebih lanjut, dengan memperhatikan keterbatasan normalitas data.
Copyrights © 2026