Penumpukan sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat merusak lingkungan dan mengancam kesehatan masyarakat. Di era digital, media sosial menjadi alat penting untuk menyebarkan edukasi tentang pengelolaan sampah dan pentingnya daur ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana media digital dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, terutama melalui kegiatan edukatif di Rumah Limbah BONKLA Borneo. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman langsung dalam kegiatan pengolahan limbah, didukung oleh penyebaran informasi melalui media sosial, mampu meningkatkan pengetahuan, kepedulian, serta keterampilan interpersonal mahasiswa. Media sosial juga terbukti efektif dalam memperluas jangkauan informasi dan membangun partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan limbah yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026