Pembelajaran prakarya memiliki peran strategis dalam sistem pendidikan karena mengintegrasikan aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Melalui kegiatan membuat produk, mengolah bahan, dan memecahkan masalah secara kreatif, peserta didik tidak hanya mengembangkan keterampilan motorik, tetapi juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengaruh pembelajaran prakarya terhadap pengembangan keterampilan motorik dan jiwa kewirausahaan siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap berbagai buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan pendidikan prakarya, perkembangan motorik, dan pendidikan kewirausahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran prakarya berkontribusi signifikan dalam meningkatkan keterampilan motorik halus dan kasar, kreativitas, kemandirian, serta sikap wirausaha seperti percaya diri, tanggung jawab, inovatif, dan berorientasi pada nilai tambah. Dengan perencanaan yang tepat dan pendekatan pembelajaran aktif, pembelajaran prakarya dapat menjadi wahana efektif dalam membekali siswa dengan keterampilan hidup (life skills) yang relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Copyrights © 2026