Penelitian kuantitatif ini menganalisis pengaruh budaya organisasi, motivasi kerja, dan loyalitas kerja terhadap kinerja tenaga kependidikan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, dengan mental health sebagai variabel moderasi. Data cross-sectional dikumpulkan melalui kuesioner pada 73 responden (sampling jenuh) dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil menunjukkan budaya organisasi, motivasi kerja, dan loyalitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, sedangkan mental health tidak memoderasi hubungan ketiga variabel tersebut dengan kinerja. Kontribusi teoretis penelitian ini menegaskan bahwa dalam konteks tenaga kependidikan, kinerja lebih dipengaruhi oleh determinan organisasi dan sikap kerja dibandingkan efek moderasi kondisi psikologis, sehingga memperjelas batas peran mental health sebagai moderator pada model kinerja di pendidikan tinggi. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas cakupan institusi agar temuan lebih dapat digeneralisasikan. Implikasi praktis menekankan penguatan budaya organisasi, peningkatan motivasi, dan pengembangan loyalitas sebagai strategi peningkatan kinerja berkelanjutan.
Copyrights © 2026