Puncak kejayaan Islam berada di bawah kedaulatan Abbasiyah. Khususnya pada masa pemerintahan khalifah Harun Ar-Rasyid. Masa keemasan ini ditandai dengan kota Bagdad menjadi pusat peradaban dunia. Khalifah Harun Ar-Rasyid berkontribusi banyak dalam hal ini. Dalam menjalankan roda pemerintahan seorang khalifah harus mampu memimpin suatu negara dengan semaksimal mungkin, jangan sampai negara yang dipimpinnya terpecah belah. Seiring berjalannya waktu pemerintahan Harun al-Rasyid mengalami kemunduran hal ini dikarenakan beberapa faktor penyebab. Salah satunya adalah karena luas wilayah kekuasaan sehingga tidak bisa diawasi dan sistem sentralisasi sulit diterapkan. Faktor lainnya adalah kesalahan kebijakan khalifah Harun Ar-Rasyid dalam pembagian wilayah kekuasaan. Hal ini merupakan titik awal melemahnya kepemimpinan Harun Ar-Rasyid yang berakibat terpecah belahnya negara. Kajian ini termasuk kajian library research dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis empiris, metode pengumpulan data, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasilnya yaitu proses melemahnya kepemimpinan khalifah Harun Ar-Rasyid dimulai dengan tragedi Barmak.
Copyrights © 2025