Peningkatan penggunaan plastik oleh masyarakat di bantaran Sungai Enim menyebabkan meluasnya pencemaran mikroplastik pada air hingga biota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, ukuran, warna dan kelimpahan mikroplastik pada ikan hasil tangkapan di Sungai Enim. Sebanyak 5 jenis ikan didapatkan dari hasil tangkapan nelayan dari Sungai Enim, yakni ikan lampam (Barbonymus schwanenfeldii), gabus (Channa striata), baung (Hemibagrus nemurus), tembakang (Helostoma temminckii) dan betutu (Oxyeleotris marmorata). Ikan ini kemudian dibawa ke laboratorium dalam coolbox, kemudian dibedah untuk diambil pencernaan dan direndam dengan larutan KOH lalu di oven selama 24 jam dengan suhu 75 oC. Identifikasi mikroplastik dalam pencernaan menggunakan mikroskop stereo meliputi bentuk, ukuran, dan warna. Hasil analisis menunjukkan bahwa sampel ikan mengandung mikroplastik dengan dominansi bentuk serat dan fragmen. Ukuran mikroplastik yang ditemukan antara 37.12 – 1350.97 μm. Warna mikroplastik yang ditemukan didominasi oleh warna hitam dan biru. Kelimpahan mikroplastik yang ditemukan. Kelimpahan mikroplastik yang diperoleh pada setiap jenis ikan berkisar antara 4 sampai 10 partikel/ikan, yang terbesar ditemukan pada ikan lampam dan yang terkecil ditemukan pada ikan baung. Hasil ini menekankan pentingnya mengurangi dan mengelola plastik untuk melindungi ekosistem perairan.
Copyrights © 2025