Pembelajaran mendalam mendorong guru untuk mampu melaksanakan proses pembelajaran yang selaras dengan pemanfaatan teknologi infomasi. Perkembangan teknologi digital dapat membuka peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan media atau sumber belajar yang menarik, interaktif dan mudah untuk diakses. Penggunaan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) penting untuk diimplementasikan dalam pembelajaran karena secara efektif mampu meningkatkan hasil belajar siswa berkenaan dengan konsep-konsep yang kompleks. Sumber belajar yang tepat harus mampu memfasilitasi kebutuhan akan visualisasi yang baik dalam menggambarkan konsep yang kompleks pada pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan guru dan siswa mengenai rancangan pengembangan bahan ajar berbasis website terintegrasi model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dalam pebelajaran biologi. Respon ini akan menjadi salah satu kunci dalam menghasilkan suatu pengembangan produk yang akan datang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 5 orang guru dan 70 siswa SMAN 1 Jampangtengah, Sukabumi. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan angket dengan teknis analisis data berupa deskriptif kualitatif. Hasil analaisis menunjukan bahwa: 1) Penggunaan perangkat digital sudah menjadi kebutuhan siswa dalam belajar; 2) Siswa membutuhkan bahan ajar yang menarik dan mudah untuk diakses dalam pembelajaran biologi; 3) Model pembelajaran berbasis masalah memungkinkan meningkatkan hasil belajar siswa; dan 4) Guru beserta siswa merasa perlu adanya bahan ajar berbasis website terintegrasi PBL dalam pembelajaran biologi untuk dapat membantu proses pembelajaran dan meningkatkan motivasi belajar. Maka daripada itu, untuk menjawab kebutahan guru maupun siswa pada penelitian ini perlu dikembangkan bahan ajar berbasis website terintegrasi PBL untuk membantu meningkatkan kualitas pembelajaran biologi.
Copyrights © 2025