Tradisi lokal menjadi media yang efektif dalam internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam. Salah satu tradisi masyarakat Palembang yang tidak kalah menarik adalah bekarang iwak, yaitu kegiatan menangkap ikan bersama di rawa atau sungai yang airnya keruh dan dangkal pada musim tertentu. Tujuan penelitian ini menelaah nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi bekarang iwak melalui perspektif filsafat pendidikan dan teori pendidikan. Metode penelitian menggunakan studi pustaka dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara membaca dan menyimpulkan dari berbagai literatur yang bersumber dari buku-buku atau dari artikel yang relevan dengan penelitian. Teknik analisis data dengan melakukan inventarisasi, kategorisasi dan analisis data penelitian. Penelitian ini menelaah bagaimana nilai kebersamaan, keadilan, kerja sama, dan kearifan ekologis dalam tradisi bekarang iwak sejalan dengan prinsip filsafat pendidikan Islam dan teori pendidikan humanistik serta konstruktivistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bekarang iwak bukan hanya aktivitas ekonomi dan budaya, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang relevan dengan konsep moderasi beragama, pembentukan akhlak, serta penguatan kearifan lokal.
Copyrights © 2025