Pengelolaan basecamp pendakian gunung berbasis masyarakat menjadi isu strategis seiring meningkatnya aktivitas wisata alam dan tuntutan tata kelola yang berkelanjutan. Keterlibatan pemuda desa menjadi elemen penting dalam memastikan pengelolaan yang partisipatif, akuntabel, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi Karang Taruna Arsal dalam tata kelola Basecamp Pendakian Gunung Telomoyo di Desa Tolokan, Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, dengan informan yang meliputi pengurus Karang Taruna Arsal, perangkat desa, masyarakat sekitar, dan pendaki. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna Arsal terlibat secara substantif dalam seluruh tahapan tata kelola basecamp, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, hingga evaluasi. Partisipasi yang terbangun tidak bersifat simbolik, melainkan diwujudkan dalam keterlibatan nyata dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan operasional. Tata kelola berbasis komunitas ini mampu berjalan efektif meskipun dengan keterbatasan sumber daya dan belum optimalnya dukungan kelembagaan formal. Temuan ini menegaskan pentingnya peran organisasi kepemudaan desa sebagai aktor utama dalam mewujudkan tata kelola wisata alam berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025