Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan program Tahfiz Al-Qur’an di MTs Tahfidz Terpadu Anbata Medan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah, Rudi Hasibuan, menerapkan empat fungsi manajemen secara terstruktur: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan dengan menyusun program tahfiz yang realistis dan terukur bersama tim kurikulum. Pengorganisasian diwujudkan melalui pembentukan tim tahfiz yang kompeten. Pelaksanaan berjalan sistematis dengan metode talaqqi, setoran hafalan, murajaah, dan evaluasi berkala. Evaluasi dilakukan secara rutin dengan melibatkan guru, koordinator, dan orang tua. Pendekatan partisipatif, komunikatif, dan visioner dari kepala sekolah berkontribusi signifikan terhadap peningkatan capaian hafalan siswa, yang mencapai 60% siswa kelas IX berhasil menghafal 5–10 juz. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan program tahfiz sangat dipengaruhi oleh manajemen kepala sekolah yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada nilai-nilai Qur’ani.
Copyrights © 2025