Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Tinjauan Hukum Turut Serta (Deldeming) Tindak Pidana Pencurian Dilakukan oleh Anak Sesuai Pasal 363 KUHP Pidana: Studi Putusan No. 04/PID.BA/2013 PN Rantauprapat Monalisa, Monalisa; Siregar, Muhammad Yusuf; Tampubolon, Wahyu Simon; Risdalina, Risdalina
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 3 : Al Qalam (Mei 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i3.3506

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pencurian turut serta yang dilakukan oleh anak di wilayah hukum Pengadilan Negeri Rantauprapat. Fokus permasalahannya adalah bagaiamana pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Pidana Terhadap Anak Dalam Tindak Pidana Penyertaan Pencurian Dan bagaimana Penerapan Pidana Terhadap Anak Dalam Tindak Pidana Penyertaan Pencurian Dalam Putusan Pengadilan Negeri Rantauprapat Nomor : 04 / Pid.BA / 2013 PN Rantauprapat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Pidana Terhadap Anak Dalam Tindak Pidana Penyertaan Pencurian Dan mengetahui Penerapan Pidana Terhadap Anak Dalam Tindak Pidana Penyertaan Pencurian Dalam Putusan Pengadilan Negeri Rantauprapat Nomor : 04 / Pid.BA / 2013 PN Rantauprapat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian normatif. Hasil pembahasannya adalah bahwa Hakim tetap menjatuhkan vonis hukuman penjara kepada anak yang melakukan tindak pidana pencurian. Selanjutnya, penerapan pidana terhadap anak dalam tindak pidana penyertaan pencurian adalah tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya, yakni penyelidikan, penyidikan, penuntutan dan putusan Hakim.
Disparitas Penuntutan Tindak Pidana Kepabeanan: Studi Putusan Nomor 42/Pid.B/2024/PN Rhl dan Putusan Nomor 43/Pid.B/2024/PN Rhl Hardiansyah, Ricki; Siregar, Muhammad Yusuf; Tampubolon, Wahyu Simon
SIGn Jurnal Hukum Vol 6 No 2: Oktober 2024 - Maret 2025
Publisher : CV. Social Politic Genius (SIGn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37276/sjh.v6i2.373

Abstract

This research aims to analyze the disparity in the charges of customs crimes in a case study of Decision Number 42/Pid.B/2024/PN Rhl and Decision Number 43/Pid.B/2024/PN Rhl. This normative legal research employs a tripartite approach, encompassing a statute approach, a comparative approach, and a case study approach. Data analysis uses a qualitative content analysis approach to describe the problems and address the research objectives. The research results indicate a significant disparity in the charges between the two decisions, while both defendants were proven to have jointly committed acts that fulfil the elements of a criminal offence as regulated and punishable under Article 102 point an of Law Number 17 of 2006 Juncto Article 55 section (1) of the Penal Code. Conversely, the Public Prosecutor presented substantially different charges: two years imprisonment for one defendant and four years for the other defendant. This disparity in the charges, which reached twice as much, raises serious issues regarding proportionality and fairness, violates the principle of equality before the law, negatively impacts legal certainty (rechtszekerheid), which in turn can erode public trust in the judicial system and hinder fair law enforcement. To mitigate the disparity in the charges, comprehensive and systemic efforts are needed, including the establishment of detailed and structured sentencing guidelines, increasing the capacity and professionalism of Public Prosecutors, strengthening oversight and evaluation mechanisms of the Public Prosecutor’s performance, and implementing an effective case management system to identify potential disparities early on.
PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DI DESA BAJARONGGI Siregar, Muhammad Yusuf; Aisyah, Siti
Al Ittihadu Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Cv Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran orang tua dalam pendidikan karakter anak di desa Bajaronggi. metode ini penelitian kualitatif pendekatan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi Jenis peneliti yang peneliti lakukan adalah penelitian kualitatif lapangan (field research) yaitu suatu penelitian yang bertujuan mempelajari secara intensive tentang latar belakang keadaan sekarang dan interaksi individu, kelompok, lembaga dan masyarakat. Dengan wawancara dengan beberapa. Hasil penelitian orang tua merupakan salah satu lembaga pendidikan yang pertama dan paling utama dalam diri seorang anak, karena seorang anak dibesarkan dan dilahirkan dari orag tua, serta akan berkembang menuju dewasa. Nilai-nilai karakter yang harus ada pada anak yaitu nilai nurani dan nilai memberi. Nilai nurani seperti keberanian, kejujuran, cinta damai. Sedangkan nilai memberi seperti, setia, dapat dipercaya, hormat, sopan, ramah dan baik hati. Orang tua kurang memahami tentang pentingnya pembentukan karakter anak serta beranggapan bahwa pembentukan karakter itu hanya dalam pendidikan formal (sekolah) dan anak kurang diperhatikan atau kurang dididik secara maksimal sehingga anak memiliki karakter yang kurang baik.
Criminal Responsibility of Perpetrators of Pornography through the Internet in the Application of the Principle of Lex Specialis Derogat Legi Generalis in the Perspective of Criminal Law Tryanto, Tryanto; Siregar, Muhammad Yusuf; Tampubolon, Wahyu Simon
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v8i2.8085

Abstract

The purpose of this study is to find out and understand about Criminal Liability for Internet Pornography Perpetrators in the Application of the Principle of Lex Specialis Derogat Legi Generalis in the Perspective of Criminal Law. This type of research uses a descriptive analysis research method, namely a method that describes and explains a fact or reality systematically. The legal materials used are primary, secondary and tertiary legal materials. Discussion Results: The Pornography Law does not expressly eliminate the crime of pornography in the Criminal Code or the ITE Law, but still applies the Criminal Code and the ITE Law for several other cases of pornography crimes. In certain cases and circumstances with stronger legal reasons, the crime of pornography in the Criminal Code or the ITE Law can be applied. In a case of pornography crime, criminal liability for perpetrators of pornography on the internet can be applied through the principle of lex specialis derogat legi generali, which means that special law overrides general law. Criminal liability for perpetrators of pornography via the internet In the Application of the Principle of Lex Specialis Derogat Legi Generalis is regulated in Articles 29 to 38 of Law Number 44 of 2008 concerning Pornography. That this Law specifically regulates pornography so that general legal rules can be set aside by using specific legal rules.
Analisis Kosakata Slang Bahasa Jepang (Wakamono Kotoba) dalam Anime pada Komunitas Medan Anime Nasution, Laraiba; Siregar, Muhammad Yusuf
J-Litera: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Budaya Jepang Vol 5 No 1 (2023): May 2023
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jlitera.2023.5.1.7219

Abstract

This study discusses the Analysis of Japanese Slang Vocabulary (Wakamono Kotoba) in Anime at the Medan Anime Club Community. This study aims to determine the interests of members of the Medan Anime Club in Japanese slang vocabulary (wakamono kotoba) and to find out what types of Japanese slang vocabulary (wakamono kotoba) are known by members of the Medan Anime Club. The theory used is a sociolinguistic theory, which is about language variations. The methodology used is the descriptive qualitative method. Respondents in this study were members of the Medan Anime Club as many as 45 people, both male and female. Each of these respondents will be distributed a questionnaire/questionnaire. The results of the questionnaire/questionnaire of the respondents will be the primary data source in this study. The data will be analyzed using an advanced technique, namely face-to-face or abbreviated as CTS. The members of the Medan Anime Club can learn Japanese by watching anime (animation) and also that 42 people are interested in speaking Japanese, in this case, Japanese slang vocabulary (wakamono kotoba) with a percentage of 93.3%. Furthermore, 32 people know about Japanese slang vocabulary (wakamono kotoba) with a percentage of 71.1%. The most widely known slang (wakamono kotoba) vocabulary by Medan Anime Club members is 7 people know baka and kimochi, 5 people know gomen, 4 people know nani, urusai, 3 people know Atashi, boku, souka, wakaranai, 2 people see the word aniki, kimi 2, itai, omae, yamete. Finally, 1 person knows dattebayo, konoyarou, sankyu, kisama, akuma, ikenai, shinjirarenai, aho, naze, yabai, yamerou, nandemonai, korose, nande, minna, teme, bakayarou, dekinai.
Peningkatan Manajemen Masjid dalam Optimalisasi Peran dan Fungsi Masjid (Studi Kasus pada Manajemen Masjid Jami’ Simpang Aek Kuasan, Aek Loba Pekan, Asahan) Siregar, Muhammad Yusuf; Hasibuan, Tarikh Al Hafizh; Piliang, Nash Rizal Ghani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid memiliki peran dan fungsi yang sangat signifikan bagi umat muslimin, dan keberadaan masjid sangat berpengaruh bagi keberlangsungan hidup umat Muslim. Berdasarkan hal ini maka diperlukannya peningkatan manajemen masjid agar dapat mengoptimalkan peran dan fungsi masjid. Adapun dalam kasus ini, tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan mengenai perannya para pengurus manajemen masjid di Masjid Jami’ Simpang Aek Kuasan Aek Loba Pekan Asahan, dan untuk mengoptimalisasikan fungsi pengelolaan dalam peningkatan manajemen masjid di Masjid Jami’ Simpang Aek Kuasan Aek Loba Pekan Asahan. Metode penelitian pada judul ini memakai metode penelitian kualitatif, yang mengumpulkan informasi untuk memperoleh pemahaman terbaru untuk di analisis dengan cara induktif berdasarkan data lapangan serta menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan di Masjid Jami’ Simpang Aek Kuasan Aek Loba Pekan Asahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan peran manajemen masjid termasuk perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam manajemen Masjid Jami’ Simpang Aek Kuasan Aek Loba Pekan Asahan telah berusaha diterapkan. Para pengelola berusaha memaksimalkan perannya dengan menjadikan masjid menjadi nyaman bagi masyarakat untuk beribadah yang didukung fasilitas masjid yang mumpuni. Kemudian dalam peningkatan fungsi manajemen masjid dengan melaksanakan berbagai kegiatan seperti kegiatan keagamaan diantaranya yaitu adanya pengajian dengan bimbingan ustad atau dai dengan kajian tematik yang dilakukan setelah isya, dibukanya masjid selama 24 jam untuk masyarakat maupun musafir karena masjid yang berada di jalan lintas Sumatera, pengelolaan Infaq dilakukan dengan manajemen yang baik, diskusi dan musyawarah untuk memecah permasalahan pada jamaah, sehingga dengan adanya kegiatan keagamaan yang dilakukan Masjid Jami’ Simpang Aek Kuasan Aek Loba Pekan Asahan tersebut bisa dirasakan atau bermanfaat untuk masyarakat. Hasil penelitian mengarah pada kesimpulan bahwa dalam peningkatan peran dan fungsi manajemen masjid di Masjid Jami’ Simpang Aek Kuasan telah diterapkan dengan baik karena para pengurus berusaha melaksanakan program kerja manajemen masjid yakni perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan agar kegiatan yang dilakukan dalam mencapai tujuan manajemen masjid yaitu pemakmuran masjid dapat berhasil dan bermanfaat bagi masyarakat banyak.
Penerapan Etika Bisnis Islam dalam Penjualan Makanan di Salah Satu Warung di Sekitar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Azizi, M Farid; Siagian, Masitoh; Al Hazmi, M Fiqri; Suheri, Nabila Ramadhani; Siregar, Muhammad Yusuf; Zainarti
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2025): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan etika bisnis Islam dalam aktivitas penjualan makanan pada sebuah warung di sekitar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan wawancara mendalam kepada pemilik warung. Melalui observasi, diperoleh gambaran nyata mengenai kondisi kebersihan, pola pelayanan, proses transaksi, serta cara pemilik mengelola usaha. Wawancara berfungsi untuk menggali alasan pemilik warung dalam menerapkan prinsip kejujuran, amanah, keadilan, dan tanggung jawab dalam aktivitas penjualan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilik warung telah konsisten menjalankan prinsip etika bisnis Islam. Hal ini tercermin dari transparansi harga, ketepatan porsi makanan, kebersihan tempat, serta sikap ramah dalam pelayanan. Praktik tersebut tidak hanya merefleksikan nilai-nilai Islam, tetapi juga mampu membangun kepercayaan konsumen sehingga dapat menopang keberlangsungan usahanya. Penelitian ini menguatkan temuan bahwa etika bisnis Islam dapat diimplementasikan secara sederhana pada tingkat usaha mikro serta memberikan pengaruh positif terhadap relasi antara penjual dan pembeli.
Manajemen Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Program Tahfiz Al-Qur’an di MTs Tahfiz Terpadu Anbata Medan Siregar, Muhammad Yusuf; Keling, Mansur
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan program Tahfiz Al-Qur’an di MTs Tahfidz Terpadu Anbata Medan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah, Rudi Hasibuan, menerapkan empat fungsi manajemen secara terstruktur: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan dengan menyusun program tahfiz yang realistis dan terukur bersama tim kurikulum. Pengorganisasian diwujudkan melalui pembentukan tim tahfiz yang kompeten. Pelaksanaan berjalan sistematis dengan metode talaqqi, setoran hafalan, murajaah, dan evaluasi berkala. Evaluasi dilakukan secara rutin dengan melibatkan guru, koordinator, dan orang tua. Pendekatan partisipatif, komunikatif, dan visioner dari kepala sekolah berkontribusi signifikan terhadap peningkatan capaian hafalan siswa, yang mencapai 60% siswa kelas IX berhasil menghafal 5–10 juz. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan program tahfiz sangat dipengaruhi oleh manajemen kepala sekolah yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada nilai-nilai Qur’ani.
Perlindungan Hukum Terhadap Eksploitasi Anak: Studi di Kelurahan Kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu Harahap, Syopwan Fadillah; Siregar, Muhammad Yusuf; Tampubolon, Wahyu Simon
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v12i1.5017

Abstract

This study explores how legal aspects play a role in protecting children from exploitation in Rantauprapat City, especially when faced with the reality of unhealthy parenting patterns and a wide economic gap. Using normative juridical methods and a qualitative sociological approach, it was found that economic exploitation of children is rife in the informal sector, such as selling crackers and tissues in cafes. The results of the study revealed that this action is often misinterpreted as a form of "devotion" to parents, when in fact it is exploitation that takes advantage of the community's compassion for the family's economic gain. Although regulations in Law No. 35 of 2014 and Labuhanbatu Regional Regulation No. 5 of 2015 are available, their enforcement in Rantauprapat is still hampered by low legal awareness and economic pressures.