Pembelajaran hak dan kewajiban di Sekolah Dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait kurangnya pemahaman siswa dalam membedakan kedua konsep tersebut serta rendahnya fokus belajar selama pembelajaran berlagsung. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas penerapan Kartu Aksi Hak dan Kewajiban (KAHK) berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas VI SD Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan guru, dan siswa. Analisis data melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan KAHK, siswa sering mengalami kesulitan memahami materi karena kurangnya media konkret dan perbedaan kemampuan belajar di dalam kelas. Guru juga mengatasi kendala seperti siswa kurang fokus, bermain saat pembelajaran, serta adanya beberapa siswa yang belum menangkap inti materi meskipun sudah berusaha mengikuti pembelajaran. Penerapan KAHK berbasis CTL mambantu mengatasi kendala tersebut dengan menghadirkan situasi nyata, aktivitas klasifikasi, dan diskusi reflektif yang membuat siswa lebih fokus, aktif, dan antusias. Temuan ini menunjukkan bahwa KAHK berbasis CTL efektif meningkatkan pemahaman siswa mengenai hak dan kewajiban sekaligus memperbaiki motivasi dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Copyrights © 2026