Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas manajerial pelaku usaha mikro sektor kuliner melalui program pelatihan dan pendampingan terintegrasi. Kegiatan dilaksanakan di Kota Bandung dengan melibatkan pelaku usaha mikro sektor kuliner sebagai mitra utama pengabdian. Terdapat 24 mitra yang mengikuti kegiatan ini, dimana permasalahan yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan pemahaman pemasaran digital, lemahnya pengelolaan operasional usaha, serta ketiadaan pencatatan dan analisis keuangan yang memadai. Metode pengabdian dirancang menggunakan pendekatan pelatihan–coaching–implementasi bertahap yang diawali dengan identifikasi kebutuhan mitra, dilanjutkan dengan pelatihan tematik, serta pendampingan penerapan langsung pada usaha masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan mitra rata-rata sebesar 15% sampai dengan 30% dalam menyusun strategi pemasaran digital, memperbaiki proses operasional, serta melakukan pencatatan keuangan sederhana dan perhitungan harga pokok penjualan. Pendampingan berbasis implementasi mendorong pelaku usaha untuk lebih mandiri dalam mengambil keputusan manajerial dan menginternalisasi praktik pengelolaan usaha yang lebih profesional. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam bentuk penguatan kapasitas manajerial dan kesiapan usaha mitra untuk beradaptasi dengan dinamika persaingan. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada perubahan praktik pengelolaan usaha secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026