Anak yang sakit hingga diharuskan menjalani perawatan di rumah sakit akan berpengaruh pada kondisi fisik dan psikologinya, ini disebut dengan hospitalisasi. Perawat memiliki peran yang sangat penting dalam menangani kecemasan anak saat mereka dirawat di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran perawat dengan kecemasan hospitalisasi anak usia prasekolah di ruang rawat inap. Penelitian menggunakan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 31 orang pasien anak di ruang rawat inap. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan menggunakan skala likert. Uji korelasi menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian didapat nilai peran perawat dengan kategori baik dengan kecemasan ringan sebanyak 18 orang atau 28,0% dan kecemasan sedang sebanyak 7 orang atau 72,0%. Sedangkan peran perawat dengan kategori cukup baik dengan kecemasan ringan sebanyak 1 orang atau 16,7% dan kecemasan sedang sebanyak 5 orang atau 83,3%. Analisis uji statistik diperoleh nilai signifikasi p = 0,022. Dengan nilai signifikansi tersebut (< 0,05) maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara peran perawat dengan kecemasan hospitalisasi anak usia prasekolah di ruang rawat inap. Penanganan kecemasan hospitalisasi anak dalam peran perawat yaitu bisa melakukan pendekatan caring, komunikasi terapeutik, berinteraksi dengan anak, memberikan kesempatan bermain serta pemberian asuhan keperawatan yang komprehensif. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara peran perawat dengan kecemasan hospitalisasi anak usia prasekolah di ruang rawat inap
Copyrights © 2025