Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pendidikan berperan strategis dalam mendukung tata kelola pendidikan berbasis data di Indonesia. SIM Pendidikan dimanfaatkan untuk pengelolaan data peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, serta mendukung perencanaan, monitoring, dan evaluasi kebijakan pendidikan. Pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan berbagai sistem informasi pendidikan, seperti Dapodik dan EMIS, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal dan menunjukkan perbedaan tingkat pemanfaatan antar wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan dan kegagalan implementasi SIM Pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel ilmiah dari jurnal nasional dan sumber akademik terpercaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi SIM Pendidikan dipengaruhi oleh komitmen pimpinan dan dukungan kebijakan, kesiapan dan kompetensi sumber daya manusia, ketersediaan infrastruktur teknologi, kesesuaian sistem dengan kebutuhan pengguna, serta pelatihan berkelanjutan. Sementara itu, kegagalan implementasi disebabkan oleh rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur dan akses internet, kurangnya sosialisasi dan pelatihan, tingginya beban administrasi, serta lemahnya integrasi antar sistem informasi. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan SIM Pendidikan memerlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi guna mendukung pengambilan keputusan dan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026