Kulit merupakan lapisan terluar pada tubuh manusia yang berfungsi melindungi tubuh terutama terhadap paparan radikal bebas. Pemilihan sediaan kosmetik untuk menjaga kesehatan kulit wajah seperti masker peel-off. Biji Pinang, sebagai bahan alami, mengandung flavonoid sebagai antioksidan, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan aktif dalam berbagai sediaan kosmetik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui stabilitas masker peel-off ekstrak etanol biji Pinang (Areca catechu L.) dengan variasi gelling agent carbopol dan PVA. Metode penelitian yaitu eksperimental laboratorium dengan menguji stabilitas sediaan, meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar serta waktu mengering. Sediaan dibuat dengan kombinasi PVA:carbopol yaitu F1 7%:0,5%; F2 7%:1%; F3 7,5%:0,5%; dan F4 7,5%:1%. Uji organoleptik menunjukkan perubahan warna dan konsistensi sediaan pada semua formula. Uji homogenitas pada F3 menunjukkan sediaan yang homogen. Uji viskositas dan pH sediaan menunjukkan bahwa semua sediaan mengalami peningkatan setelah uji stabilitas dengan hasil kisaran nilai pH antara 6,43-7,97 dan nilai viskositas antara 1723,07–6561,00 cPs. Daya sebar F1, F2 dan F3 menurun sedangkan F4 mengalami peningkatan. Uji waktu mengering menunjukkan bahwa F1, F2 dan F3 mengalami peningkatan dan F4 mengalami penurunan. Hasil uji stabilitas sediaan menunjukkan bahwa F3 mempunyai hasil stabilitas terbaik sesuai standar SNI 1996 dengan nilai pH 7,5; viskositas 4179,30 cPs; daya sebar 5,32 cm, dan waktu mengering 21 menit 37 detik. Nilai signifikansi analisis One Way Anova pada uji stabilitas adalah sebesar 0,05, menunjukkan kombinasi PVA dan carbopol berpengaruh terhadap karakteristik sediaan masker peel-off.
Copyrights © 2026