Skizofrenia merupakan gangguan mental kronis yang memengaruhi pola pikir, emosi, dan perilaku sosial, serta sering menimbulkan beban psikososial bagi pasien dan keluarga. Kondisi ini dapat diperberat oleh faktor sosiodemografi, lingkungan, dan riwayat penyalahgunaan NAPZA. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis aspek biopsikososial dan memberikan edukasi keluarga pada pasien skizofrenia di wilayah padat penduduk Jakarta Barat. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kedokteran keluarga melalui kunjungan rumah. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, analisis fungsi keluarga, serta intervensi edukasi menggunakan metode konseling individu dan keluarga. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya faktor risiko berupa kondisi sosial ekonomi rendah, disfungsi keluarga tingkat sedang, dan riwayat penggunaan NAPZA. Edukasi meningkatkan pengetahuan keluarga sebagai caregiver utama, meskipun peningkatan pemahaman pada pasien masih terbatas. Pendekatan biopsikososial dengan keterlibatan keluarga melalui edukasi konseling berperan penting dalam mendukung perawatan pasien dan berpotensi menurunkan risiko kekambuha
Copyrights © 2026