ABSTRAK Stroke merupakan gangguan neurologis akibat terhambatnya aliran darah ke otak yang menyebabkan kelemahan otot, gangguan koordinasi, penurunan fungsi gerak, dan keterbatasan aktivitas sehari-hari. Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan caregiver dalam melakukan pemeriksaan dan pendampingan kebugaran lansia melalui penggunaan aplikasi Geriatric Care. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan caregiver terkait penggunaan aplikasi, praktik pemeriksaan Two-Minute Step Test (2MST), serta pendampingan dalam pemberian latihan berdasarkan hasil skrining yang muncul di aplikasi. Kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman caregiver sebesar 46,3%, dengan nilai rata-rata pre-test 51,77 meningkat menjadi 80,37 pada post-test dan perbedaan yang signifikan secara statistik (p = 0,000). Peningkatan kebugaran lansia juga terlihat dari hasil Two-Minute Step Test (2MST) dengan nilai rata-rata meningkat dari 53,53 menjadi 61,17, disertai perbedaan yang signifikan (p = 0,000), yang menandakan adanya perbaikan toleransi aktivitas dan kapasitas fisik lansia. Program ini menyimpulkan bahwa penggunaan aplikasi Geriatric Care yang dipadukan dengan pendampingan caregiver dan latihan fisik terarah dapat meningkatkan kebugaran lansia penyintas stroke. Model pendampingan berbasis teknologi ini berpotensi diterapkan secara berkelanjutan di komunitas sebagai upaya peningkatan kesehatan lansia Kata Kunci: Stroke, Kebugaran Lansia, Caregiver, Two-Minute Step Test (2MST), Aplikasi Digital. ABSTRACT Stroke is a neurological disorder caused by the obstruction of blood flow to the brain that causes muscle weakness, impaired coordination, decreased motor function, and limitations in daily activities. This community service program aims to empower caregivers in conducting examinations and providing assistance for the fitness of the elderly through the use of the Geriatric Care application. The implementation method includes caregiver training regarding the use of the application, Two-Minute Step Test (2MST) examination practices, and assistance in providing exercises based on the screening results that appear in the application. The activity showed an increase in caregiver understanding by 46.3%, with an average pre-test score of 51.77 increasing to 80.37 in the post-test and a statistically significant difference (p = 0.000). The increase in fitness of the elderly was also seen from the results of the Two-Minute Step Test (2MST) with an average score increasing from 53.53 to 61.17, accompanied by a significant difference (p = 0.000), which indicates an improvement in activity tolerance and physical capacity of the elderly. This program concluded that the use of the Geriatric Care application, combined with caregiver support and targeted physical exercise, can improve the fitness of elderly stroke survivors. This technology-based support model has the potential to be implemented sustainably in communities to improve the health of the elderly. Keywords: Stroke, Elderly Fitness, Caregiver, Two-Minute Step Test (2MST), Digital App.
Copyrights © 2026