Penelitian ini mengkaji penggunaan kaidah fiil amr (kata kerja perintah) dalam ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan keindahan alam. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi pola penggunaan fiil amr, menganalisis struktur linguistiknya, dan mengungkap implikasi teologis serta ekologis dari penggunaan bentuk imperatif dalam konteks penciptaan alam. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap teks Al-Qur'an dan literatur tafsir klasik maupun kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiil amr dalam ayat-ayat tentang keindahan alam memiliki tiga fungsi utama: perintah kontemplasi (tadabbur), perintah observasi empiris (nazhar), dan perintah pengambilan pelajaran (i'tibar). Pembahasan mengungkapkan bahwa penggunaan fiil amr mencerminkan pedagogi ilahi yang mendorong manusia untuk mengembangkan kesadaran ekologis melalui keterlibatan aktif dengan alam, bukan sekadar apresiasi pasif. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman tentang hubungan antara linguistik Al-Qur'an dan etika lingkungan dalam Islam.
Copyrights © 2026