Dermatitis atopik (DA) merupakan penyakit kulit kronis pada anak yang memerlukan pengelolaan jangka panjang dan keterlibatan aktif orang tua. Program pendidikan orang tua di fasilitas kesehatan primer menjadi strategi penting dalam meningkatkan kemampuan keluarga mengelola DA. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan hambatan orang tua dalam mengikuti Program Pendidikan Pengelolaan DA di Puskesmas Secanggang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 10 orang tua yang memiliki anak usia 0–5 tahun dengan diagnosis DA dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki motivasi tinggi untuk mengikuti program, pengalaman positif selama proses edukasi, serta memaknai program sebagai, meskipun motivai tinggi dan sarana pemberdayaan dalam pengelolaan DA anak banyak hambatan berupa keterbatasan waktu kerja, jarak ke Puskesmas dan kurangnya dukungan keluarga. Program pendidikan berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku perawatan, dan penurunan kecemasan orang tua.
Copyrights © 2026