Perkembangan transformasi digital dalam manajemen sumber daya manusia menuntut kesiapan tenaga kerja muda dalam menguasai sistem berbasis teknologi, termasuk Human Resource Information System (HRIS). Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bagian dari Generasi Z dipersiapkan untuk langsung memasuki dunia kerja, namun masih ditemukan kesenjangan antara kompetensi literasi digital yang dimiliki dengan tuntutan sistem kerja berbasis digital di industri. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi digital sebagai prediktor kesiapan kerja berbasis HRIS pada siswa SMK Generasi Z, sekaligus memperkuat pemahaman dan kesiapan mereka dalam menghadapi lingkungan kerja digital. Metode pengabdian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan desain survei, didukung kegiatan sosialisasi, pelatihan pengenalan HRIS, serta pendampingan penggunaan sistem simulatif yang merepresentasikan proses administrasi SDM digital. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat literasi digital dan kesiapan kerja berbasis HRIS, kemudian dianalisis secara statistik untuk melihat hubungan dan pengaruh antarvariabel. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja berbasis HRIS pada siswa SMK Generasi Z. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi literasi digital dan pengenalan sistem HRIS dalam program penguatan kompetensi siswa SMK sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kesiapan kerja dan daya saing lulusan di era digital.
Copyrights © 2026