Puskesmas Sekupang sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama di Kota Batam menghadapi tantangan besar dalam memenuhi ekspektasi masyarakat urban yang tinggi terhadap mutu pelayanan. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi waktu tunggu yang lama, komunikasi petugas yang kurang proaktif, dan mekanisme evaluasi kepuasan yang masih konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan indeks kepuasan pasien melalui transformasi kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan digitalisasi sistem umpan balik. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap observasi, workshop service excellence, implementasi sistem feedback berbasis QR-Code, serta pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan signifikan pada perilaku petugas dalam memberikan layanan yang lebih empatik dan informatif. Secara kuantitatif, terjadi peningkatan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 15-20% pasca-intervensi, terutama pada dimensi responsiveness dan empathy. Implementasi teknologi digital terbukti mampu menciptakan sistem evaluasi yang lebih transparan dan akuntabel. Kesimpulannya, integrasi antara penguatan soft skills petugas dan pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci utama dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang prima dan berkelanjutan di Puskesmas Sekupang
Copyrights © 2026